Scholar Repository
Home>Blog UNIKOM>zhari rhiana zari
 

zhari rhiana zari

  • Sebelumnya
  • kayu dan air 
    kamu mengubah wujudku menjadi kayu usang yang mudah tersingkir lalu kamu datang membawa api tapi kamu dengan bahagianya mengubah dirimu sebagai air apa maumu menjadikanmu penawar laraku atas semua kesakitan yang kau ciptakan sendiri kayu yang
  • si nomor satu 
    lagi lagi siang ini kau buat duniaku membiru frase yang kamu rangkai dalam jajaran huruf yang kurang dari seratus enam puluh karakter itu mampu menghadirkan kembali bulir hangat yang memburamkan pandangan. aku hanya menyampaikan tuntutan karena
  • faked 
    kamu cantik tapi menyakitkan. kupikir hanya beberapa manusia saja yang menyebutmu begitu. cantikmu itu maksudku karena kukira kau berbeda, polos, suci, dan lugu tapi nyatanya yah, aku pikir kamu sudah tahu apa kelanjutan kalimatku, jadi tak akan
  • sempurna 
    apa sebenarnya yang kamu kejar. kesempurnaan atau hanya kesempurnaan aku tak peduli dengan teori dan konsep hidupmu tentang kesempurnaan, tapi yang kutahu, keinginanmu untuk menjadi sempurna, dengan segala kerapuhan yang kau umbar sendiri, justru
  • bunga tidur 
    di ambang fajar itu kamu datang. membawakanku kereta kuda, untuk mengantar perjalanan kami berdua. kamu dan aku ditempat yang sama, diwaktu yang sama. dan kini kita saling memandang, tidak hanya aku kepadamu. kamu berjalan kearahku dengan
  • satu tahun lagi 
    bersabarlah nak.. satu tahun lagi... aku menghentikan segala aktivitas bodoh yang membuatku mual ini. sampai kapan.. adakah kesempatanku untuk mengubah atau berganti bolehkah tapi mengapa aku harus selalu meminta izinmu. sementara ini adalah
  • lalu mereka bilang kamu jalang 
    aku sudah terlalu banyak menghela nafas. berniat memikirkanmu saja sudah membuatku lelah. namun sayang kamu ada. selalu ada. kepergianmu terasa menyakitkan, tapi kedatanganmu hanya menyisakan perih. lepaskan jerat ini, kumohon. aku ingin hidup
  • still 
    aku mencintaimu sekarang, mudah mudahan sampai nanti.. kamu, gadisku, sumber lukaku. mencintaimu dengan cara seperti ini membuatku meyakini kalau tuhan ciptakan nafasmu untuk mnenggelamkan naluriku. kamu biasa. kamu tidak istimewa. tapi kamu
  • saat nafas masih menjadi milik kita 
    Bersikaplah sebaik baiknya dalam sesulit sulitnya keadaan. Asuh dan rawat kembali peri peri patah hati yang kini bersembunyi dibalik kakimu. suatu ketika kau tahu, mereka bertahan disana, atas dasar kepeduliannya padamu. waktu adalah jawaban
  • aku juga boleh kan patah hati? 
    Malamku menjadi hampa beberapa pekan belakangan. Entah mengapa semua nilai hidup ini berubah menjadi keping keping pertanyaan yang tak kutemukan jawabannya. Aku melihat sekelilingku menjauh. Seperti riak air yang memecah membebaskan diri ketika
  • aku patah hati, bolehkah? 
    Aku menunggu sudah cukup lama didepan sini. Memang tidak wajar dan mencurigakan sungguh. Tapi niatku baik. Dan kuharap meriah. Setidaknya memeriahkan pergantian hari ini. Jam di ponsel sudah mendekati detik detik yang kutunggu. Dan ia tidak juga
  • balada putri hawa 
    Kamu seperti morfin Mampu mengobati kulaku sesaat, namun menciptakan dikemudian hari yang terasa hingga ujung rambut. Kamu seperti api Menjanjikanku kehangatan, namun membakarku hingga menjadi abu. Kamu seperti pedang Menjagaku dengan hebat, namun
  • kenapa harus takut patah hati 
    akhir akhir ini banyak sekali orang yang secara terang terangan mengutarakan masalah pribadinya. yang ini, patah hati denganyang itu, karena yang itu lebih memilih yang sana dengan alasan ini dan itu. yang sebelah sini lain lagi, yang ini patah
  • ketika nalar kehilangan jati diri 
    aku tahu kamu selalu memburu matahari sementara aku hanya bisa menjadi bumi yang kau pijak aku tahu kamu selalu mendamba bulan sementara aku hanya bisa menjadi bintang tak terang yang minoritas aku tahu kamu selalu mendamba bunga yang indah
  • metroseksual menurutmu 
    Lunturnya istilah Metroseksual sebenarnya sudah mulai terjadi pada sekitar tahun 2007. Kemundurannya diiringi dengan naiknya satu istilah baru yang namanya mirip dengan salah satu kejuaraan bulutangkis Internasional itu. Ya! Uberseksual. Baiklah,
Home>Blog UNIKOM>zhari rhiana zari