Scholar Repository
Home>D3_Tugas_Akhir>Keuangan_Perbankan>2007>SUATU ANALISIS PENAKSIRAN BARANG JAMINAN DALAM MENENTUKAN JUMLAH PINJAMAN PADA PEGADAIAN CABANG GARUDA BANDUNG
 

SUATU ANALISIS PENAKSIRAN BARANG JAMINAN DALAM MENENTUKAN JUMLAH PINJAMAN PADA PEGADAIAN CABANG GARUDA BANDUNG

Title
SUATU ANALISIS PENAKSIRAN BARANG JAMINAN DALAM MENENTUKAN JUMLAH PINJAMAN PADA PEGADAIAN CABANG GARUDA BANDUNG
Creator
BUDI NURCAHYO; NIM 21503016
Publisher
JBPTUNIKOMPP - Universitas Komputer Indonesia
Contributor
#CONTRIBUTOR#
Subject
1. PENAKSIRAN BARANG JAMINAN
Copyright
Published
2007-11-14
Abstract
Pegadaian merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pemberian kredit pinjaman dengan penyerahan suatu barang jaminan, dalam memberikan kredit pinjaman pegadaian selalu memperhatikan kehati – hatian dalam menaksir barang jaminan dari pihak nasabah. Penaksiran barang jaminan merupakan salah satu tahapan dalam proses pemberian pinjaman yang ketentuannya telah diatur dalam suatu surat edaran (SE) yang berlaku pada pegadaian. Masalah – masalah inilah yang menyebabkan penulis tertarik untuk menganalisis dan menyusunnya dalam Tugas Akhir. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penaksiran barang jaminan pada Pegadaian Cabang Garuda Bandung, untuk mengetahui cara menentukan jumlah pinjaman yang diberikan kepada nasabah pada Pegadaian Cabang Garuda Bandung, dan menganalisis penaksiran barang jaminan dalam menentukan junlah pinjaman pada Pegadaian Cabang Garuda Bandung. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu dengan cara menggambarkan, memaparkan dan mengumpulkan serta kemudian menganalisis data dengan mendapatkan sumber data dari Penelitian kepustakaan atau ( Library Research ) dan juga penelitian lapangan. Dari hasil analisis ini penulis menyimpulkan sebelum nasabah diberikan kredit, maka pihak pegadaian akan menaksir barang yang akan digadaikan oleh nasabah tersebut, karena penaksiran terhadap suatu barang jaminan sangat penting, artinya barang jaminan itu sendiri akan dinilai layak atau tidak layak untuk dijadikan agunan kreditnya. Semakin besar nilai taksiran maka akan semakin besar pula pinjaman yang diperoleh. Dan sebaliknya, semakin kecil nilai taksiran maka semakin sedikit pula laba yang akan diperoleh, oleh karena itu pihak pegadaian melakukan penaksiran suatu barang jaminan untuk menentukan jumlah pinjaman yang akan diberikan kepada nasabah.
 
Home>D3_Tugas_Akhir>Keuangan_Perbankan>2007>SUATU ANALISIS PENAKSIRAN BARANG JAMINAN DALAM MENENTUKAN JUMLAH PINJAMAN PADA PEGADAIAN CABANG GARUDA BANDUNG